Jumat, 13 Maret 2009

10.57 pm

Ribuan panah menancap dihati manusia-Nya
Panah kecil melahirkan ribuan anak,
lubang-lubang milimikrometer bermata darah,merembes pelan
Waktu terhenti,detak jam tak berputar..semuanya beku

Tangisi saja, banjiri malam dengan air mata
Manusia-Nya tak mendengar..

Tuhan, lelapkan mataku
bawa nyawaku terbang melayang,kemanapun Kau mau
Basuh pikiranku, sterilkan hatiku

Anak manusia bersama malam bersenandung
Menyanyikan lagu kecewa
Disaksikan dua malaikat-Nya dan Dia

Tampung air mata dalam hati
ceritakan kisah panjang dengan-Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar